MANUSIA DAN PANDANGAN HIDUP

PENGERTIAN PANDANGAN HIDUP 
Setiap manusia memiliki pandangan hidup. Pandangan hidup itu adalah kodrati. Karena itu ia menentukan masa depan seseorang. Untuk itu, perlu diperhatikan. Pendapat hidup berarti pendapat atau pertimbangan yang diambil pegangan, petunjuk, arahan, petunjuk hidup didunia. Pendapat atau pertimbangan itu merupakan hasil pemikiran manusia berdasarkan pengalaman menurut waktu dan tempat yang ditempuh. 
Tampilan hidup banyak macamnya. Pandangan hidup dipertimbangkan berdasarkan asalnya: 
a. Pandangan hidup yang bersal dari agama adalah pandangan hidup yang memahami kebenarannya. 
b. Pamdangan hidup yang terdiri dari ideologi yang disesuaikan dengan budaya dan norma yang ada di negara tersebut.
c. Pandangan hidup hasil renungan yaitu pandangan hidup yang relatif kebenarannya. 
Sumber: http://www.elearning.gunadarma.ac.id/docmodul/ilmu_budaya_dasar/bab8-manusia_dan_pandangan_hidup.pdf
B. PANDANGAN HIDUP MUSLIM 
Rumusan tujuan hidup yang didasari oleh agama yang menentukan posisi, yaitu orang yang menghargai dan mendukung terhadap nilai-nilai agama yang diyakininya, melalui tokoh Ulama Kharismatik, atau menurut kitab suci. Menurut ajaran Islam, tujuan hidup manusia adalah untuk menggapai ridha Allah, ibtigha mardhatillah. Firman Allah. 
Ideologi adalah pemikiran yang membahas konsepsi tentang kehidupan dan memiliki metode untuk merasionalisasikan pemikiran tersebut sebagai fakta, metode pembaharuan tersebut agar tidak masuk akal dari pemikiran-pemikiran lain dan metode untuk mendorongnya. 
Sumber: http://reffitadoremi.ngeblogs.info/2010/12/29/manusia-dan-pandangan-hidup/
C. IDEOLOGI
Ideologi adalah gabungan antara pandangan hidup yang merupakan nilai-nilai yang telah mengkristal dari sebuah bangsa dengan Dasar Negara yang memiliki nilai-nilai falsafah yang menjadi acuan hidup suatu bangsa, selain itu, Idiologi adalah hasil dari penelitian yang dilakukan oleh manusia yang didukung oleh bantuannya. kehidupannya. Maka ada suatu yang dialektis antara ideologi dengan masyarakat negara. Di suatu pihak membuat idiologi semakin menantang dan pihak yang lain mendorong masyarakat mengambil bentuk yang ideal. Ideologi mencerminkan cara berfikir masyarakat, bangsa juga negara, namun juga membentuk masyarakat menuju cita-citanya.
2 hak ideologi ideologi ADA 2, Yaitu 
- ideologi hukum 
- ideologi politik 
D. CITA-CITA 
Hal Yang berkaitan DENGAN tujuan Hidup Seseorang menyangkut Masa Depan. Di tempat tersimpan sejuta harapan dan perasaan yang menggebu-gebu untuk mewujudkannya menjadi hal yang mungkin tidak bisa dilakukan. 
E. KEBAJIKAN Perbuatan 
mana pun yang mendukung kemakmuran bagi oranglain untuk membantah tanpa pamrih.
F. MAKNA KEBAJIKAN 
• “Bukanlah menghadapkan wajahmu (mengikuti budaya) ke arah timur dan barat itu suatu kebajikan, akan tetapi sebenarnya kebajikan itu adalah: 
(1). beriman kepada: Allah, hari kemudian, malaikat- malaikat, kitab-kitab, nabi-nabi dan 
(2). berikan harta yang dicintainya kepada: kerabatnya, anak-anak yatim, orang-orang miskin, musafir (yang membutuhkan pertolongan) dan orang-orang yang meminta-minta; dan 
(3). memerdekakan hamba sahaya (budak), 
(4). didirikan shalat, dan 
(5). menunaikan zakat; dan 
(6). orang-orang yang meminta persetujuan, dan 
(7). orang-orang yang sabar dalam: kesempitan, perjuangan dan dalam peperangan.
Mereka adalah orang-orang yang benar-benar imannya; dan mereka menerima orang-orang yang bertakwa, yaitu orang yang selalu melakukan kebajikan. (QS 2: 177) 
Sumber: http://id.answers.yahoo.com/question/index?qid=20080219081930AA0ylmj
G. FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGKAH LAKU SESEORANG 
Faktor yang mempengaruhi tingkah laku seseorang: 
• Faktor keluarga 
• Faktor Lingkungan 
• Faktor pergaulan 
• Faktor masa lalu
H. PENGERTIAN USAHA / PERJUANGAN 
Hal yang terus diperjuangkan dengan motif tertentu untuk mendapatkan sesuatu yang diharapkan sesuai dengan harapan sebagaimana dilakukan dengan sungguh-sungguh.
I. 3 ALIRAN FILSAFAT 
• Idealisme 
• Rasionalisme 
• Materialisme
J. PENGERTIAN KEYAKINAN
Keyakinan / keyakinan yang menjadi dasar pandangan hidup dari akal atau kekuasaan Tuhan. Menurut Prof.Dr.Harun Nasution, ada 3 aliran filsafat yaitu:
• Aliran naturalisme; hidup manusia itu mendukung kekuatan gaib yang merupakan kekuatan tertinggi. Kekuatan gaib itu dari alam, dan itu dari Tuhan. Tapi yang tidak percaya pada Tuhan, sifat yang diakui. Aliran naturalisme berisikan spekulasi mungkin ada Tuhan mungkin juga tidak ada.
• Aliran intelektualisme; dasar aliran ini adalah logika / akal. Manusia mengutamakan akal. Dengan akal manusia berpikir, mana yang benar-benar sesuai dengan akal, baik menentang, dengan kekuatan hati nurani. Manusia yakin dengan kekuatan pikiran (akal) Dengan teknologi canggih, teknologi adalah alat yang membantu mencapai kebajikan yang maksimal, teknologi mungkin memungkinkan yang mendukung dengan akal. Jika aliran ini mendukung dengan pandangan hidup, maka pastikan manusia itu bermula dari akal. Jadi pandangan hidup ini dilandasi oleh keyakinan yang diterima akal.Benarmenurut akal sehat yang baik. Manusia yakin bahwa kebajikan hanya dapat diperoleh dengan akal (ilmu dan teknologi). Pandangan hidup ini disebut liberalisme. Kebebasan Bertimbul Kebebasan Bertingkah Laku dan Bertindak, Tingkah Lakudan Bertingkah Laku dan Bertahan dengan Hati Nurani. Kebebasan akal lebih tinggi pada setiap individu. Karena itu individu yang berakal (berilmu dan berteknologi) dapat menguasai individu yang berpikir rendah (bodoh).
• Aliran 
gabungan dasar aliran ini idalah kekuatan gaib dan juga akal. Kekuatan gaib berarti kekuatan yang berasal dari Tuhan, percaya akan Tuhan sebagai dasar keyakinan. Sementara akal adalah dasar budaya, yang menentukan benar tidaknya sesuatu. Segala sesuatu yang berpikir dengan akal, baik sebagai berpikir logis sebagai rasa (hati nurani).
Jadi apa yang benar menurut pemikiran logis juga dapat diterima oleh hati nurani. Apabial aliran ini membahas dengan pandangan hidup, maka timbil dua akan membahas pandangan hidup. Ketika keyakinan lebih berat didasarkan pada logika berpikir, sedangkan hati nurani dinomorduakan, kekuatan gaib dari Tuhan menerima tetapi tidak menentukan, dan logika berpikir tidak mengaitkan pada saat berpikir individu, meminta pemikiran bersama, masyarakat yang hidup ini disebut sosialisme.
Jika dasar kepercayaan itu adalah kekuatan gaib dari Tuhan dan akal, kedua-duanya mendasari keyakinan, akan dalam arti baik sebagia Logika berpikir serta daya rasa (hati nurani), logika berpikir baik individu maupun terkait panangan hidup ini disebut sosialisme-religius . Kebajikan yang dikehendaki adalah kebajikan menurut pemikiran dan dapat diterima oleh hati nurani, semuanya itu berkat Tuhan.
K. LANGKAH LANGKAH BERPANDANGAN HIDUP YANG BAIK
• Lebih mensyukuri dengan apa yang telah dimiliki 
• Menjaga apa yang sudah ada 
• Berpikir jauh ke depan 
• Tidak melihat ke belakang 
• Percaya diri 
• Aktualisasi diri


Komentar

Postingan populer dari blog ini

MANUSIA DAN KEGELISAHAN